Senin, 13 Juni 2011

Jadwal Tahapan PLPG 2011 Rayon 15 UM

tunas63. PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) kuota 2011 untuk guru-guru di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional yang ada di wilayah kerja PSG Rayon 15 akan segera dilaksanakan.
Peserta PLPG tahun ini sebanyak 10.078 guru kuota 2011 dan 19 guru kuota luncuran 2010. Menurut rencana, PLPG akan dilaksanakan dalam 10 tahap, setiap tahap memakan waktu 10 hari. Semua tahapan akan dilaksanakan di sejumlah hotel di kota Batu, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Berikut rincian tahapannya sebagaimana yang telah dipublikasikan pada website rayon 15.

Tahap

Waktu

Jumlah rombel

Peserta

1 12 Juni – 21 Juni 2011 31 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Guru Kelas SLB, Penjaskes SD, Bahasa Inggris SMP, Matematika SMP
2 22 Juni – 1 Juli 2011 40 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Guru Kelas SLB, Penjaskes SD, Matematika SMP, Bahasa Inggris SMP, Bahasa Indonesia SMP, IPS SMP, Pend. Kewarganegaraan SMA-SMK
3 5 Juli – 14 Juli 2011 31 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Bahasa Indonesia SMP, Pend. Kewarganeraan SMP, Bahasa Daerah SD/SMP, Biologi SMA/SMK, Fisika SMA/SMK, Kimia SMA/SMK
4 15 Juli – 24 Juli 2011 34 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, IPA SMP, IPS SMP/SMK, Bahasa Indonesia SMA/SMK, Bahasa Arab SMA
5 25 Juli – 3 Agustus 2011 47 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Bahasa Indonesia SMP, BK SMP, Matematika SMP, IPA SMP, Pend. Kewarganeraan SMP, TIK SMP, Bahasa Daerah SMP/SMA/SMK, Bahasa Inggris SMA/SMK, Matematika SMA/SMK, IPA SMK, Akuntansi SMA/SMK, Tata Boga SMK, Tata Busana SMK, Seni Budaya & Kerajinan SMA/SMK, Otomotif SMK
6 7 Agustus – 16 Agustus 2011 38 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, BK SMP, Seni Budaya SMP, Keterampilan SMP/SMA, BK SMA. Bahasa Jerman SMA, Geografi SMA, Sosiologi SMA, Bahasa Inggris SMA/SMK, Kimia SMA/SMK, Ekonomi SMA/SMK, Sejarah SMA/SMK, TIK SMA/SMK, Akuntansi SMA/SMK, Administrasi Perkantoran SMK, Kewirausahaan SMK, Pemasaran SMK, Teknik Permesinan SMK, Teknik Bangunan SMK, Teknik Elektro & Elektronika SMA/SMK
7 18 Agustus – 27 Agustus 2011 26 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Bahasa Daerah SMP, Seni Budaya SMP, Fisika SMA/SMK, Kimia SMA/SMK,
8 8 September – 17 September 2011 20 Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Penjaskes SMP
9 18 September – 27 September 2011 13 Guru Kelas SD, Penjaskes SMP, Penjaskes SMA/SMK
10 28 September – 7 Oktober 2011 11 Guru Kelas SD, Penjaskes SMA/SMK
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
  1. Peserta diminta membawa: rancangan RPP (3 RPP), silabus, bahan ajar, media (yang sesuai dengan RPP yang dibuat), dan proposal PTK. Untuk Guru BK ditambah dengan Laporan Pelayanan BK. Silahkan nanti dibaca di surat undangan yang selalu dibuat setiap tahapnya.
  2. Peserta harap membawa pakaian yang cukup dan obat-obatan (bila mengalami gangguan kesehatan). Kami hanya menyediakan obat-obatan umum serta layanan pengantaran ke rumah sakit terdekat (biaya yang timbul ditanggung oleh peserta sendiri).
  3. Bila peserta berhalangan (misal sakit, naik haji, umroh, menikahkan putranya, dsb), harap mengirimkan surat ke PSG Rayon 15 (melalui pos atau di-fax, alamatnya bisa dilihat di sisi kanan atas halaman ini) dengan diketahui setidaknya kepala sekolah dan melampirkan bukti yang mendukung (surat dokter, bukti haji, dsb). Bila surat dikirimkan ke Dinas Pendidikan setempat, mohon ditembuskan juga ke kami. Kami usahakan untuk menempatkan pada tahap berikutnya bila mungkin atau pada tahun berikutnya bila bidang studinya sudah tidak diadakan lagi.
  4. Pada buku 4 panduan sertifikasi guru disebutkan “guru membawa laptop”. PSG 15 tidak meminta guru membawa laptop, tetapi tidak melarang bila ingin membawanya. Kami khawatir tidak bisa memenuhi yang terkait dengan itu (misalnya listrik). Tentu saja hal-hal yang terkait dengan penggunaan laptop menjadi tanggungan guru sendiri (misal kabel, kertas, pencetakan, dsb), dan pengamanannya menjadi tanggung jawab masing-masing pembawa.
  5. PLPG hanya dilaksanakan di kota Batu, karena ada isu yang menyatakan bahwa PLPG diadakan di luar Malang / Batu.

Rabu, 18 Mei 2011

Data Nasional Kelulusan UN 2011 SMA/MA/SMK

Mendiknas mengatakan, kelulusan tahun ini  untuk SMA adalah 99,22 persen. Meningkat dari tahun lalu yaitu 89,93 persen pada ujian utama, dan 99,04 persen pada ujian ulang. Begitu juga dengan SMK mengalami kenaikan dari 99,20 persen pada tahun lalu, menjadi 99,51 persen pada tahun ini.
tunas63. Tahun ini, persentase ketidaklulusan terbesar untuk tingkat SMA ada di Nusa Tenggara Timur yakni 5,57 persen. Adapun Bali memiliki persentase ketidaklulusannya terkecil yakni 0,04 persen.
Sedangkan untuk SMK, persentase ketidakkelulusan terbesar terjadi di Sulawesi Tengah yakni 4,83 persen. Dan Provinsi Sumatera Selatan persentase kelulusan terbesar yakni 0,03 persen.
Data kelulusan secara nasional tingkat SMA/MA/SMK tersaji sebagai berikut:
Tingkat SMA/MA
  • Peserta             : 1.461.941 siswa (16.835 SMA/MA)
  • Lulus                : 1.450.498 siswa (99,22 persen)
  • Tidak lulus        : 11.443 siswa
  • Persentase ketidaklulusan terbesar di  Nusa Tenggara Timur yakni 5,57 persen.
  • Persentase ketidaklulusan terkecil adalah Bali yakni 0,04 persen
Sekolah dengan persentase kelulusannya nol, berada di :
  • Provinsi DKI Jakarta (7 siswa)
  • Provinsi Jambi (2 siswa)
  • Kabupaten Simeulue Aceh (26 siswa)
  • Kabupaten Kian Darat Maluku (48 siswa)
  • Kabupaten Urei Fasei Papua (64 siswa)
SMK
  • Pserta               : 942.698 siswa 8.074 SMK)
  • Lulus                : 938.043 siswa (99,51 persen)
  • Tidak lulus        : 4.655 siswa
  • Persentase ketidakkelulusan terbesar terjadi di Sulawesi Tengah yakni 4,83 persen.
  • Persentase kelulusan terbesar Sumatera Selatan adalah 0,03 persen.
  • Untuk SMK, tidak ada sekolah yang persentase kelulusannya nol.
Sumber:  http://www.kemdiknas.go.id/
Tulisan terkait:

Data NUPTK Terbaru

tunas63. Data NUPTK baru 2010, 2011, 2012, . . . dapat dengan mudah dilihat. Dengan program nuptkwebbrowser.exe, status usulan baru NUPTK pun dapat dipantau: sudah masuk atau belum dan sudah diproses atau belum.
Data NUPTK yang selama ini dipublikasikan melalui www.nuptk.info sudah ditutup dan dialihkan ke situs PMPTK Kementerian Diknas dengan program nuptkwebbrowser.exe. Dengan program ini usulan baru NUPTK dapat dipantau.
Beberapa kelebihan program ini, antara lain:
  • tidak perlu menginstal
  • dapat menampilkan data PTK per sekolah (sebelumnya, data yang dipublikasikan melalui www.nuptk.info adalah per kab/kota dan harus diunduh)
  • data dilihat langsung (tanpa melalui proses mengunduh)
  • data usulan baru dapat dipantau
  • menampilkan nomor Peg_ID
Singkatnya, untuk melihat data NUPTK,  saat ini,  hanya satu pintu, yakni melalui program nuptkwebbrowser.exe
Berikut contoh tampilan data NUPTK suatu sekolah yang dilihat menggunakan program nuptkwebbrowser.exe. Pada tampilan gambar, tampak status diterima, ditolak, atau ditunda beserta keterangan mengapa ditolak.
Bila berminat memiliki program dan panduan, silakan klik tautan berikut:

Selasa, 26 April 2011

Wamendiknas Pantau Pelaksanaan UN SMP

Jakarta ---  Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal mengadakan inspeksi mendadak di hari pertama Ujian Nasional (UN) 2011 tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Wamendiknas memilih untuk mengunjungi dua SMP Negeri yang sebagian besar siswanya berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah yakni SMPN 181 dan SMPN 38 di daerah Karet, Jakarta Pusat.

Kedua sekolah ini memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang terbatas. Sebagian gurunya pun masih berstatus guru bantu atau honorer. Angka kelulusan UN di dua sekolah ini tahun lalu tergolong rendah. Untuk SMPN 181 hanya 50%, sedangkan SMPN 38 sebesar 63%. Namun akhirnya bisa mencapai 100% setelah siswanya mengikuti ujian susulan.

"Bagaimana caranya menggenjot siswa agar mampu menghadapi UN?" baca selengkapnya di http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/4/25/pantau-un.aspx

Pesta Kebun di Lamaran Ibas-Aliya Rajasa

Menurut tim dekorasi acara tersebut didominasi dengan warna kuning keemasan.

VIVAnews - Segala persiapan untuk menyambut acara lamaran putra kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono dengan putri Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Siti Ruby Aliya Rajasa terus dilakukan. Termasuk tim dekorasi yang sedang sibuk menghias ruangan rumah kediaman Hatta Rajasa.

Menurut Iman dari tim dekorasi mengatakan, warna kuning keemasan akan mendominasi ruangan yang akan menjadi tempat dilangsungkan acara lamaran tersebut. Rumah itu juga dilengkapi dengan tenda yang  dipasang di beberapa tempat yang strategis.

"Tenda di depan ada, di taman juga ada. Nanti juga akan dilengkapi dengan meja bundar dan karpet warna hijau. Suasananya mirip dengan pesta kebun," kata Iman saat ditemui di kompleks Perumahan Fatmawati Golf Mansion, Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa 26 April 2011.

Lebih lanjut Iman menjelaskan jika tenda yang terdapat di depan tersebut sengaja dipasang untuk berjaga-jaga jika turun hujan. Sedangkan untuk di taman belakang, memasang tenda berukuran 6x15 cm yang dilapisi plastik transparan dengan tiang-tiang berwana emas.

"Prasmanan akan berada di dalam dan juga di luar ruangan," ucapnya.

Selain tenda dan juga warna, ruangan itu akan dihiasi dengan berbagai macam jenis bunga seperti mawar dan melati. Warna bunga itu dipilih dengan warna-warna kalem seperti putih dan merah jambu.

Acara lamaran sendiri akan digelar pada malam hari tepatnya pukul 20.00 WIB di kediaman Hatta Rajasa. Pertunangan itu menjadi gerbang memasuki pernikahan yang dikabarkan akan berlangsung pada ulang tahun Ibas pada 24 November mendatang di Istana Cipanas. (sj)
• VIVAnews

Soal Bocor, Satu Kabupaten UN Ulang

Tiga Provinsi Batal Ujian
Padang Ekspres • Selasa, 26/04/2011 08:41 WIB • (jpnn/e) •

Jakarta, Padek—Upaya pemerintah meminimalkan kecurangan dalam ujian nasional (UN), tak berjalan mulus. Baru saja UN SMA selesai, ditemukan dugaan kebocoran naskah ujian mata pelajaran Fisika di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Akibatnya, seluruh sekolah SMA dan sederajat di kabupaten tersebut harus mengikuti ujian ulang pada Kamis depan (28/4).
Menurut Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Aman Wirakartakusumah, dugaan kebocoran soal bermula dari laporan yang diterima posko daerah setempat.
Bocoran soal tersebut berawal dari SMAN I Paguat, Pohuwato, kemudian menyebar ke delapan SMA di kabupaten tersebut.

”Setelah ditelusuri, dugaan kebocoran soal itu benar. Saat dipergoki, kepala sekolah tengah membandingkan soal fisika. Ternyata setelah diselidiki, sekolah tersebut telah membuka soal lebih dulu dan menyebarkannya ke peserta ujian. Mereka sudah diperiksa dan dimintai keterangan,” papar Aman di kantor Kemendiknas, kemarin (25/4). baca selengkapnya di http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=2457

Senin, 25 April 2011

Pandangan terhadap Wajah UN kita??

Oemar:
(UN) merupakan istilah bagi penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Berbagai polemik yang berkepanjangan mengenai Ujian Nasional di Indonesia tampak baik bagi demokrasi di negeri ini. Tapi satu hal yang jangan terlupa bahwa siswa peserta UN jangan sampai dibuat ragu atau takut tentang kepastian Ujian Nasional sebagai sarana untuk mengukur kemampuan mereka di bangku sekolahnya.

Walaupun UN mengundang pro dan kontra tapi hendaknya tetap di jalur yang semestinya, karena bagaimana pun para siswa terutama siswa SMA / MA adalah para calon Agent of Change yang akan berperan untuk membawa perubahan-perubahan konstruktif bagi negeri ini. Oleh karena itu agar keraguan berkurang di kalangan dunia kependidikan, kami dari Tim Ujian Nasional mencoba menyampaikan beberapa hal yang dipandang penting terutama dalam hal dalam kebijakan UN 2011 yang tentunya diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa agar mereka cukup persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional 2011.Untuk kemajuan Bangsa Indonesia khususnya di bidang Pendidikan banyak situs/web/blog diciptakan.

Mediknas mewanti-wanti tentang kecurangan peserta/lembaga/orang yang melakukan tindakan yang menodai kejujuran. Modus yang sering dipakai di tingkat bawah adalah mengambil link dengan lembaga pembocor/link- tim 'siluman' yang menyediakan jasa 'bocoran'. Di tingkat sekolah pernah diteliti adanya konpirasi antara tim guru-kepala sekolah dengan diam-diam membuka dengan rapi. Tahun ini dengan paket bayak 5 paket tentu ini akan mudah-mudahan menghambat usaha-usaha curang. Bagaimanapun juga ini semua upaya untuk membuat mutu terjaga bahwa yang benar-benar bermutu akan lulus dan dipertanggung jawabkan.

Lebih jelasnya modus-modus yang dapat dianggap berpeluang dilakukan adalah:


Analisa: 1. Menyontek itu hal yang paling gampang dilakukan siswa saat UN. Pengawas yang ketat akan menutup ruang ini. Pengawas yang longgar atau dipesan 'longgar' akan meningkatkan peran contek. Masalahnya tahun ini dengan paket banyak, kemungkinan 20 orang dalam 1 ruang kemungkinan teman max 3 dalam paket yang sama. Jika pihak lain yang 'menggelontor' contekan ini pasti ada 'pembobolan/bocoran ' dari orang ke III.
2. Merubah rapor sangat berat sama dengan ' kerja 2x" karena terlanjur raport sudah paten, yang perlu dimainkan adalah nilai ujian sekolah (US/UAM). Modus ini biasanya adanya grade antara siswa level rendah dan tinggi hampir/relative. Karena mengejar Rapor 40%+US 60%=40%-nya Nilai Akhir, maka beda anak pinter dan kurang pinter beda tipis. Karena jika dibiarkan apa adanya terutama nilai UN pasti banyak yang rontok. Dongkrak nilai US biasanya dengan strategi nilai asli 'dibikin' dulu. Urusan barang bukti koreksi biasanya sudah hilang/dihilangkan jika harus dibuktikan sekolah kebakaran jenggot. 3. Ini permainan tingkat tinggi,pemesanyya bisa personal karena kedekatan atau dipesan big mafia untuk keperluan tertentu. Lalu klo sudah begitu bagaimana mutu UN kita?? kita belum siap jujur.(diolah dari berbagai sumber.admin)


Siapa Pepi, Tersangka Otak Bom Serpong

Pernah bekerja di sebuah rumah produksi infotainment. Belajar bom dari mana.
 
VIVAnews -Dililit garis polisi. Rumah itu masih dijaga ketat. Hingga Minggu 24 April 2011 belasan polisi bersiaga di sana. Jalan Seruni Kelurahan Pejuang, Bekasi Barat. Itu rumah kontrakan Alwi Hasmi, mertua Pepi Fernando. Pepi ditetapkan polisi sebagai tersangka teroris.
Sang menantu yang jarang dirumah itu ditangkap polisi di Nangroe Aceh Darusallam. Dia disangka polisi pemimpin teror bom buku yang merebak pertengahan Maret lalu. Dia juga diduga terkait dengan sejumlah bom yang ditemukan di Gading Serpong, Desa Cihuni, di Tanggerang. Bom itu ditemukan polisi Kamis pagi, 21 April 2011.
Sepuluh jam lebih polisi menyisir daerah itu. Sembilan paket bom ditemukan. Berat setiap paket bervariasi antara 10 hingga 15 kilogram. Barang jahaman berdaya ledak tinggi itu ditemukan di sekitar Gereja Christ Catedral. Bom juga diletakkan di gorong-gorong jalur pipa gas.
Menurut polisi bom akan diledakan Jumat, 22 April, bertepatan dengan kebaktian Paskah.
Jika informasi polisi itu benar, bom itu tampaknya hendak diledakkan dengan target korban yang banyak. Itu sebabnya semenjak temuan sejumlah bom ini, pemerintah menetapkan siaga satu untuk seluruh wilayah Indonesia.
Polisi mengendus bom di Serpong itu setelah menangkap sejumlah tersangka teroris, yang terkait dengan bom bunuh diri di Masjid Polresta Cirebon, Jumat 15 April 2011 dan teror bom buku. Jumlah yang ditangkap 20 orang. Polisi menduga Pepi adalah otak kelompok ini.
Polisi menggerebek kediaman mertua Pepi itu, Kamis 21 April 2011. Empat mobil bersiaga di depan. Belasan polisi masuk rumah. Mereka menyita sejumlah granat, bom buatan yang sudah jadi dan bahan baku pembuat bom.
Jumlahnya cukup banyak.  Di antaranya adalah satu granat nanas, bom model kaleng lima buah, casing bom model roruniket yang belum terisi. Satu buah adonan bahan peledak dengan diameter 3 cm, casing bom model kotak satu buah, solder satu buah, timer jam dinding dan sejumlah ramuam bom lain.
Polisi bergerak cepat. Semua bom yang sudah jadi alias siap ledak, diserahkan kepada Gegana untuk dijinakkan, “Sedangkan bahan yang lain dianalisa tim laboratorium Mabes Polri,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisari Besar Polisi, Boy Rafli Amar di Jakarta, Minggu 24 April 2011.
Selengkapnya lihat di http://fokus.vivanews.com/news/read

Rabu, 13 April 2011

Mengapa Populasi Ulat Bulu Meledak

Wabah ulat bulu di sejumlah daerah. Jatim, Bali, NTB, Medan dan Jakarta. Apa sebabnya.

VIVAnews –  Ulat bulu bikin cemas. Mereka berbiak begitu cepat.  Semula bisa dihitung jari, lalu jadi ratusan, ribuan  dan bahkan jutaan. Dalam dua hari saja, puluhan ribu ulat berbiak di tujuh kabupaten di seantero Bali. Rombongan ulat ini merambat pohon.  Menempel di dedaunan.  Pulau itu sudah wabah ulat bulu. Warga cemas. Pemerintah bergegas.
Semenjak Rabu, 13 April 2011, pemerintah propinsi menetapkan seluruh Bali sebagai daerah waspada ulat bulu. “Wabah ulat bulu di Bali berstatus ancaman,” kata Kepala Dinas Pertanian, Tanaman dan  Pangan Provinsi Bali, Made Putra Suryawan.
Walau untuk sementara ulat bulu itu masih sporadis, kata Suryawan, bukan tak mungkin akan massif di seluruh wilayah. Itu sebabnya pemerintah sudah menyebar surat panduan. Warga diminta tidak membunuh hewan pemakan ulat. Seperti semut rangrang dan burung cerukcuk.
Ulat bulu itu tidak hanya mencemaskan Bali, tapi juga sejumlah provinsi di Indonesia. Wabah ini muncul pertama kali di Probolinggo. Tanggal 30 Maret 2011, tujuh desa di situ diserbu ulat bulu. Diperkirakan jutaan ulat bulu itu bergelantungan di pepohonan. Menempel di dinding sekolah.  Warga takut ulat bulu itu masuk rumah.
Sejumlah warga sudah terserang penyakit gatal-gatal. Itu sebabnya warga dan pemerintah ramai-ramai melakukan pengasapan dan menyemprot dengan pestisida. Repotnya tidak semua ulat lumpuh dengan dua cara itu.
Warga dan pemerintah lalu menambah cara lain. Ratusan dahan pohon yang sudah dihinggapi ribuan ulat bulu terpaksa dipangkas.
Sesudah di Probolinggo itu, populasi ulat bulu di kabupaten lain juga meledak seperti di kabupaten lain di Jawa Timur. Beberapa hari berselang jumlah ulat di Bali dan Nusa Tenggara Barat kian banyak. Dari Medan juga dilaporkan bahwa ribuan ulat bulu ramai hinggap di dedaunan.
Populasi ulat bulu di Ibukota Jakarta juga meledak dengan cepat. Terlihat semenjak akhir pekan lalu, ribuan kawanan ulat itu hinggap di pepohonan di Tanjung Duren, Grogol Jakarta Barat. Warga menghadang dengan metode pengasapan. Juga mengunakan cairan insektisida.
Sayang, cara itu kurang manjur. Hingga Rabu 13 April 2011, ribuan ulat bulu masih bergelayut di dahan dan dedaunan Cemara di wilayah itu. Jumlahnya memang berkurang  jika dibanding dengan sebelum disemprot. Warga diminta tenang. Tidak panik. Sebab ulat itu tidak berbahaya. 
Pemerintah meminta warga agar memberi kabar jika ulat bulu itu masih menyerbu pepohonan.  “Kami akan menangganinya dengan baik,” janji Kepala Suku Dinas Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, Bambang Wisanggeni.
Agar kordinasi mudah. Bambang menyebarkan nomer telepon yang sesewaktu bisa dihubungi jika ulat bulu menyerbu pohon di halaman. Nomor 0821-11283676 dan 021-58356239.
Di ibukota, sejauh ini ulat bulu itu memang baru menyerbu wilayah di Jakarta Barat, tapi pemerintah sejumlah wilayah lain sudah bersiaga. Siaga itu memang penting sebab meski tidak berbahaya, ulat bulu bisa bikin gatal.
Terparah Sepanjang Sejarah
Bukan pertama kali terjadi. Wabah terjadi saban tahun. Sudah musiman. Sejumlah desa di Probolinggo, misalnya, sudah jadi langganan ulat yang bikin gatal ini. Hanya saja, menurut catatan pemerintah Jawa Timur, populasi ulat bulu kali ini terbesar sepanjang sejarah.
Di sejumlah daerah --yang kini ramai diberitakan soal wabah ulat ini-- saban tahun juga begitu. Diserang ulat bulu. Rata-rata serangan kali ini memang terhitung paling parah. Rusdiyanto, seorang warga di Tanjung Duren Jakarta Barat menuturkan bahwa kasus seperti ini terjadi setiap tahun. “Cuma biasanya akan hilang dengan sendirinya.”
Ulat bulu itu berbiak dengan cepat karena ada sebabnya. Menurut Bambang Wisanggeni, jumlah ulat kian banyak lantaran perubahan iklim. Iklim yang belakangan cenderung lembab menyebabkan menurunnya populasi burung cerukcuk dan semut cangkrang. Padahal, lanjut Alumni Universita Jenderal Soedirman Purwokerto itu, dua jenis hewan itu adalah pemakan ulat bulu.
Karena jumlah predator ulat bulu ini berkurang drastis maka jumlah mereka berbiak dengan cepat. “Berkurangnya jumlah burung dan semut cangkrang, menyebabkan rantai makanan tidak normal lagi,” kata Bambang.
Lantaran  perubahan itu, perlu penelitian yang mendalam soal jenis ulat bulu ini, dan juga cara efektif dalam menaklukannya. Itu sebabnya sejumlah sampel ulat bulu itu dibawa ke Institut Pertanian Bogor untuk diteliti.
Rektor Institut Teknologi Sepuluh November, Priyo Suprobo, mendesak pemerintah membentuk tim khusus guna mengatasi wabah ulat bulu ini. Tim ini bekerja mengambil sampel di lapangan, lalu menelitinya di laboratorium.
Dalam kajian ITS, kata Priyo, wabah ulat bulu ini terjadi lantaran berkurangnya pepohonan dan sumber makanan utama bagi ulat. Dia menganjurkan agar warga menanam pohon di sekitar rumah. ITS sendiri sudah  menanam ratusan pohon akar tunjang di lahan seluas 20 hektar.
Kampus ini juga melepaskan ratusan burung kutilang dan peking. “Kalau banyak burung, maka nanyak ulat yang akan dimakan, “ kata Priyo.

• VIVAnews
Rating






Sabtu, 09 April 2011

Daftar SK Inpassing Guru Bukan PNS 2011

Sk Inpassing Guru Bukan PNS pereode Januari 2011 telah terbit. Sebanyak 998 guru jenjang Pendidikan Dasar segera menerima SK inpassing tersebut. SK yang terbit ini adalah SK bagi guru SD dan SMP dari 14 Provinsi.
Dengan terbitnya SK Inpassing maka besar tunjangan proefesi pendidik (TPP) akan disesuaikan dengan yang tercantum dalam SK. Bila belum memiliki SK Inpassing maka besar TPP adalah sesuai standar: Rp1.500,000,00.
Ke-14 provinasi tersebut adalah:
  1. Bali
  2. Banten
  3. DKI Jakarta
  4. Jawa Barat
  5. Jawa Tengah
  6. Jawa Timur
  7. Kalimantan Selatan
  8. Kalimantan Timur
  9. Lampung
  10. N T T
  11. Sulawesi Selatan
  12. Sulawesi Utara
  13. Sumatera Barat
  14. Sumatera Utara
Bila berminat mengunduh filrnya, silakan klik tautan berikut: (dicopy dari:www.tunas63.wordpress.com)

Daftar SK Inpassing Januari 2011

Inpassing Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil

Inpassing  Guru  Bukan  Pegawai  Negeri  Sipil  adalah  proses penyesuaian kepangkatan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dengan kepangkatan Guru Pegawai Negeri Sipil.
Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil  dan  Angka  Kreditnya  ditetapkan  berdasarkan  dua hal, yaitu
a.  Kualifikasi akademik
b.  Masa  kerja,  dihitung mulai  dari  pengangkatan  atau penugasan sebagai Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil pada satuan pendidikan.
  1. Persyaratan
    Penetapan jabatan fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan angka kreditnya, bukan sebatas untuk memberikan tunjangan profesi bagi mereka, namun lebih jauh adalah untuk menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat/golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekailgus demi tertib administrasi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil. Atas dasar itu, Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang dapat ditetapkan Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya adalah: 
    1. Guru tetap yang mengajar pada satuan pendidikan, TK/TKLB/RA/BA atau yang sederajat; SD/SDLB/MI atau yang sederajat; SMP/SMPLB/MTs atau yang sederajat; dan SMA/SMK/SMALB/MA/MAK atau yang sederajat, yang telah memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Guru dimaksud adalah guru yang diangkat oleh pemerintah, pemerintah daerah dan yayasan/masyarakat penyelenggara pendidikan.
    2. Kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV
    3. Masa kerja sebagai guru sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun berturut-turut pada satmingkal yang sama.
    4. Usia setinggi-tingginya 59 tahun pada saat diusulkan.
    5. Telah memiliki NUPTK yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.
    6. Melampirkan syarat-syarat administratif :
      1. Salinan/fotokopi sah surat keputusan tentang pengangkatan atau penugasan sebagai guru tetap yang ditandatangani oleh yayasan/penyelenggara satuan pendidikan yang mempunyai izin operasional tempat satuan administrasi pangkal (satmingkal) guru yang bersangkutan.
      2. Salinan atau fotokopi ijazah terakhir yang disahkan oleh pejabat yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku (Perguruan Tinggi/Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang menerbitkan ijasah dimaksud).
      3. Surat keterangan asli dari kepala sekolah/madrasah bahwa yang bersangkutan melakukan kegiatan proses pembelajaran/pembimbingan pada satmingkal guru yang bersangkutan.
  2. Prosedur Pengusulan
    Prosedur pengusulan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kreditnya adalah sebagai berikut:

     
    1. Kepala sekolah/madrasah jenjang TK/RA/BA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA/MAK atau yang sederajat, meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan atas persetujuan yayasan/penyelenggara pendidikan, dan mengusulkannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dengan menggunakan Format 1 (Lampiran 1).
    2. Kepala sekolah/madrasah jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB atau yang sederajat meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil atas persetujuan yayasan/penyelenggara pendidikan, dan mengusulkannya ke Dinas Pendidikan Provinsi, dengan menggunakan Format 1 (Lampiran 1).
    3. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh kepala sekolah seperti tersebut pada butir 1 (satu) dan mengusulkannya kepada Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan u.b. Direktur Profesi Pendidik dengan menggunakan Format 2 (Lampiran 2).
    4. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh kepala sekolah seperti tersebut pada butir 2 (dua) dan mengusulkannya kepada Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan u.b. Direktur Profesi Pendidik dengan menggunakan Format 2 (Lampiran 2).
    5. Direktorat Profesi Pendidik meneliti dan menilai kelengkapan administrasi dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan Provinsi. Selanjutnya Direktorat Profesi berdasarkan hasil penilaian mengusulkan ke Menteri Pendidikan Nasional melalui Kepala Biro Kepegawaian untuk ditetapkan Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kreditnya, dengan menggunakan Format 3 (Lampiran 3).
    6. Kepala Biro Kepegawaian meneliti hasil penilaian kelengkapan administrasi dan keabsahan bukti fisik usulan penetapan inpassing dari Direktur Profesi Pendidik untuk ditetapkan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kreditnya. Unduh di : 
              www.tunas63.wordpress.com

      Pedoman Penetapan Jabatan Fungsional Guru Bukan PNS 2010 (Terbitan Dirjen PMPTK) 

      Permendiknas 22 th, 2010 Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan PNS

    Jumat, 08 April 2011

    Pemerintah Libya Terus Melakukan Proses Diplomatik

    Metrotvnews.com, Tripoli: Proses diplomatik antara pemerintah Libya dan pihak sekutu masih berjalan. Pihak Libya juga siap melakukan gencatan senjata.

    Pemerintah Libya mencoba melakukan diplomasi dengan sejumlah sekutu seperti Inggris, Amerika Serikat dan negara sekutu lainnya. Namun yang menjadi masalah, menurut sejumlah sekutu dan pemberontak, mereka menginginkan Moammar Khadafi keluar. Tapi di sisi lainnya posisi Moammar Khadafi sebagai pemimpin Libya adalah harga mati.

    Menteri Luar Negeri Libya baru Abdullati Al-Obeidi mengemban tugas untuk menyampaikan ke dunia tentang apa yang terjadi di Libya. Menurutnya apa yang terjadi di Libya bertolak belakang dari pemberitaan media. Pihak Libya juga akan membuka diri ke tim pencari fakta internasional.(*)

    Serangan NATO Menewaskan 2 Pemberontak

    Metrotvnews.com, Brega: Pihak pemberontak di Brega, Libya, menyatakan serangan udara NATO kembali mengenai iring-iringan kendaraan tentara mereka. "Dua orang tewas dan 16 lainnya terluka dalam insiden tersebut," ujar dokter di Rumah Sakit Ajdabiya.

    Menurut komandan pasukan pemberontak saat itu tentaranya tengah menuju garis depan di Brega. Ini merupakan insiden kedua serangan NATO yang justru mengenai pemberontak ditengah upaya mereka melawan pasukan pro-Khadafi yang lebih berpengalaman.

    Sementara itu pihak NATO di Brussel menyatakan belum mendapat informasi tentang insiden tersebut. Komandan pasukan oposisi telah menyampaikan kekecewaannya karena serangan udara pasukan koalisi dinilai lambat dan kurang tepat sasaran.

    Sementara itu menurut pihak NATO pasukan pro-Khadafi membaur dengan warga sipil untuk membuat frustasi pasukan koalisi.(*)

    Kamis, 07 April 2011

    'Keong Racun' Juara, Briptu Norman Kedua

    Perkembangan Internet memungkinkan seseorang ngetop mendadak, jadi artis instan.

    VIVAnews - Dulu, mungkin hanya sedikit orang yang mengenal sosok Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo. Namun, setelah video berjudul ‘Polisi Gorontalo Menggila’ melejit di situs YouTube, ia pun mendadak tenar.

    Ribuan dukungan mengalir ke Facebook, menentang ancaman sanksi Polri untuk polisi kocak itu. Meski toh hanya dikenai teguran, simpati untuknya terus mengalir. Briptu Norman bukan satu-satunya 'orang biasa' yang jadi terkenal gara videonya ngetop di Youtube.

    1. Duet lipsync Keong Racun (6.565.950)
    Mungkin ini video amatir paling fenomenal dari Indonesia. Video yang direkam melalui webcam itu diunggah ke situs media video-sharing YouTube pada 23 Juni 2010. Reaksinya mengejutkan, video ini ditonton jutaan orang, hingga Jumat 8 April 2011, video ini telah ditonton 6.565.950 kali.

    Video ini juga melejitkan dua pemerannya, Shinta dan Jojo. Mereka mendadak jadi artis -- diundang lipsync di mana-mana,  jadi bintang iklan, bahkan di bawah manajemen milik Charlie ST 12, keduanya jdi penyanyi. Lagu 'Tokek Belang'. Lihat video di sini.

    2. Video polisi Gorontalo Menggila (809.139)

    Video ini melejitkan popularitas Briptu Norman Kamaru. Penikmat videonya di Youtube pun terus bertambah, sedikit demi sedikit mendekati angka sejuta, tepatnya di angka 809.139.

    Tak hanya 'dihukum' menyanyi dan berjoget India di depan personel polisi, Norman bahkan jadi artis dadakan, termasuk diundang Tukul Arwana  ke acara 'Bukan Empat Mata'. Lihat video di sini.

    3. Andai Aku Jadi Gayus Tambunan (496.352)
    Kisah Gayus menjadi inspirasi mantan napi Bona Paputungan menciptakan lagu "Andai Aku Jadi Gayus Tambunan". Bona agaknya iri melihat kehidupan Gayus yang bisa bebas plesir ke Bali, hingga ke luar negeri ini. Berbeda dengan dirinya pada saat ditahan di Lapas Gorontalo ini yang harus pasrah tidak bisa berbuat banyak.

    Lagu yang berjudul 'Andai aku Gayus Tambunan' yang diunggah ke situs Youtube pada Jumat, 14 Januari berdurasi 4 menit 47 detik. Lihat video di sini.

    4. Udin Sedunia (307.663)
    Udin Sedunia dibuat oleh seorang pemuda bernama Udin atau lengkapnya Soaluddin, kelahiran 31 Desember 1985, di Lombok Tengah. Lagu itu sempat menimbulkan kontroversi karena dianggap melecehkan orang-orang yang bernama Udin.

    5. Kalau Saya Kaya, (253.785)
    Video klip lagu itu diunggah ke laman berbagi video YouTube pada 20 September 2010 oleh seorang warga negara Prancis yang tinggal di Bali, Francois atau Fransoa.

    Isinya, aksi 'bule gila' menyanyi dengan bahasa Indonesia, tampil norak dengan pakaian serba gemerlap. Ceritanya, dia mimpi jadi orang kaya.

    Ini video yang paling niat dibuat. Dalam video klip itu, Francois tidak tampil sendirian. Ada sejumlah penari latar. Rekaman video itu berpindah-pindah. Dari studio, dalam mobil di perjalanan,  hingga di sebuah pom bensin dengan tulisan Pertamina. Ia bahkan merogoh kocek untuk menyewa mobil Hummer. Lihat videonya di sini.
    ***
    Menanggapi fenomena orang ngetop mendadak gara-gara YouTube, pengamat telematika, Heru Sutadi mengatakan, ini tak lepas dari perubahan format web, dari versi web 1.0 ke web 2.0. "Di mana konten situs tertentu dihasilkan dari penggunanya. Misalnya di media sosial, termasuk YouTube," kata dia saat dihubungi VIVAnews.com, Kamis 7 April 2011. "Video dari masyarakat, siapapun, bisa dipublikasikan."

    Fenomena ini tak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. "Video apapun, yang unik, yang lucu bisa meledak," tambah dia. Heru mencatat, di Indonesia ada empat video yang melejitkan pemerannya. "Ada Shinta-Jojo, Bona, Udin Sedunia, dan Briptu Norman."

    Dijelaskan Heru, melejitnya sebuah video di YouTube akan membawa konsekuensi bagi pemerannya: tiba-tiba tenar. "Dunia maya memangkas semua proses dan biaya untuk jadi terkenal. Cukup modal kamera HP, bisa terkenal."

    Namun, ketenaran macam ini tak bertahan lama. "Kalau kita lihat perkembangan dunia selebritis, okelah Shinta-Jojo, Bona terkenal, tapi mungkin hanya enam bulan, artis instan," kata Heru. Ditambahkan dia, penentu eksistensi seseorang dalam dunia selebritis bukan keberuntungan semata. "Tapi juga kesinambungan, kalau tidak dijaga, sekali ngetop lantas dilupakan."

    Kekuatan besar dunia maya, apakah itu YouTube atau jejaring sosial lain seperti Facebook maupun Twitter harus diantisipasi. Misalnya dalam kasus Briptu Norman, yang sempat dipemasalahkan olen institusinya, Polri. "Perlu ada aturan, norma-norma dari institusi yang win-win, misalnya aturan jelas anggota polisi bisa berekspresi namun ada parameternya, agar tidak memperburuk citra korps," kata Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) itu.
    • VIVAnews

    Minggu, 03 April 2011

    Klasemen Liga Inggris

    Print
    Premier League/Minggu 3-4-2011 Jam 21.00 wib
    No.
    Klub M M S K SG Nilai
    1. Manchester United 30 18 9 3 64 - 30 63
    2. Arsenal 29 17 7 5 59 - 29 58
    3. Chelsea 29 16 6 7 52 - 24 54
    4. Manchester City 30 15 8 7 45 - 27 53
    5. Tottenham Hotspur 29 13 10 6 41 - 34 49
    6. Liverpool 30 13 6 11 41 - 36 45
    7. Bolton Wanderers 30 10 10 10 42 - 41 40
    8. Everton 30 9 13 8 40 - 39 40
    9. Sunderland 30 9 11 10 33 - 37 38
    10. Stoke 30 11 4 15 36 - 38 37
    11. Newcastle United 30 9 9 12 44 - 45 36
    12. Fulham 30 7 14 9 33 - 33 35
    13. Blackburn Rovers 30 9 6 15 39 - 51 33
    14. Aston Villa 30 8 9 13 37 - 51 33
    15. Blackpool 30 9 6 15 45 - 60 33
    16. West Brom 30 8 9 13 41 - 56 33
    17. West Ham United 30 7 11 12 36 - 49 32
    18. Wolverhampton 30 9 5 16 35 - 49 32
    19. Birmingham City 28 6 12 10 27 - 40 30
    20. Wigan Athletic 30 6 12 12 29 - 51 30

    Debt Collector Citi bank bunuh nasabah

    Unsur penganiayaan telah terpenuhi. Polisi akan mengambil langkah hukum.
    Jum'at, 1 April 2011, 07:44 WIB
    Eko Priliawito
    Kantor Citibank (AP Photo/Paul Sakuma)

    VIVAnews - Kepolisian Resor Jakarta Selatan masih mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan penagih (debt collector) kartu kredit Citibank yang menewaskan nasabah Irzen Octa (50), yang juga Sekretaris Jenderal Partai Pemersatu Bangsa (PPB). 

    Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Budi Irawan, rekonstruksi belum dilakukan. Pihaknya hanya mengumpulkan bukti dengan mendatangi kantor debt collector Citibank, di Menara Jamsotek, pada Kamis sore.

    "Rekonstruksi belum dilakukan. Kita baru mengumpulkan bukti-bukti dengan mendatangi kantor Citibank," ujar Budi Irawan, Kamis malam, 31 Maret 2011, saat dihubungi VIVAnews.com.

    Meski demikian, Budi Irawan memastikan kasus penganiayaan itu telah memenuhi segala unsur, dan mengharuskan polisi mengambil tindakan sesuai hukum berlaku. "Unsur penganiayaan sudah terpenuhi dalam kasus ini," ujarnya.

    Terkait kasus ini, manajemen Citibank menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Nasabah itu tewas setelah mempertanyakan tagihan kartu kreditnya di kantor Citibank, Selasa 29 Maret 2011.
    "Polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, dan tidak pantas bagi kami memberikan komentar lebih lanjut atas kasus ini," ujar Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia, Ditta Amahorseya, dalam surat elektronik kepada VIVAnews.com.
    Irzan meninggal di halaman Menara Jamsostek pada Selasa 29 Maret 2011 lalu. Korban tewas setelah menanyakan jumlah tagihan kartu kredit yang membengkak hingga Rp100 juta. Menurut korban, tagihan kartu kreditnya semula hanya Rp48 juta. Tak mendapat penjelasan mengenai hal itu, korban malah dibawa ke ruang bagian penagihan, dan dipaksa pelaku untuk membayar.

    Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Tiga tersangka adalah H dan D, petugas bagian penagihan, dan B karyawan bagian penagihan. Penahanan terhadap tersangka telah dilakukan sejak kemarin.
    • VIVAnews

    Senin, 28 Maret 2011

    Selly Diterbangkan dengan Citilink Garuda

    VIVAnews - Buronan polisi dalam kasus penipuan melalui jejaring sosial Facebook, Rasellya Rahman Taher alias Selly Yustiawati, masih dalam perjalanan dari Bali menuju Jakarta. Selly diterbangkan dari Bali menggunakan Citilink Garuda.
    Setelah tiba di Jakarta, penipu seksi itu akan langsung dibawa ke Polres Bogor untuk diperiksa. "Sudah berangkat dari Bali menuju Polres Kota Bogor menggunakan Citilink Garuda pukul 14.55 WIB," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kota Bogor, Ajun Komisaris Polisi, Indra Gunawan, Senin, 28 Maret 2011.

    Ada dua petugas dari Polres Bogor yang menjemput Selly dari Bali.  Polres Bogor akan memberikan keterangan pers mengenai sepak terjang Selly, setelah pelaku tiba di Bogor.  

    Sebelum penangkapan dilakukan, polisi telah menyebar foto–foto Selly di Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat, sejak Maret  2010 lalu. Karena aksi Selly, tidak sedikit warga Bogor yang menjadi korban. Tapi hanya satu korban yang melaporkan kejadian itu.

    Korban berinisial VPI, melapor pada 30 Januari 2010 lalu, sesuai dengan nomor LP/130/11/2010/JBR/WIL BGR/RESTA BGR. Dia mengaku mengenal Selly dari temannya yang bernama Nia dan Raditya, di Kafe Kita-Kita di Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor.
    Dalam perkenalan itu, VPI ditawai konsep bisnis handphone dan voucher murah. Tidak butuh waktu lama, VPI percaya saja dan langsung mengirim uang Rp5 juta hingga dua kali sebagai modal kerjasama. Tapi setelah menerima uang, Selly langsung menghilang, dan tidak diketahui keberadaannya. Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor (adi)
    • VIVAnews go to link http://www.vivanews 

    Minggu, 27 Maret 2011

    Reaksi Pasha Saat Eks Istri Hadiri Pernikahan

    Okie memberikan hadiah sepasang jam tangan untuk pengantin baru itu.
    VIVAnews - Pasha 'Ungu' dan Adelia Wilhemina telah resmi menjadi pasangan suami istri. Keduanya menggelar resepsi pernikahan yang meriah di Gedung Graha Batununggal Indah, Bandung.

    Namun ada pemandangan menarik dari pesta pernikahan kedua Pasha. Di antara para tamu undangan, terlihat sosok Okie Agustina yang merupakan mantan istri Pasha.
    Okie yang mengenakan kebaya berwarna putih itu terlihat mengantri bersama tamu lain untuk memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Okie datang dengan ditemani kekasihnya, Phewe.

    Tak hanya itu, Okie juga memberikan hadiah khusus untuk pengantin baru tersebut. Pasha senang dengan kehadiran Okie.

    "Ya terima kasih buat Okie karena sudah datang. Hadiahnya jam tangan sepasang," kata Pasha saat konperensi pers, di Gedung Batununggal, Bandung, Minggu 27 Maret 2011.

    Sayangnya, Okie tak membawa ketiga anaknya. Untuk urusan yang satu ini, vokalis Ungu itu enggan membahasnya. "Soal itu (anak), nggak usah dibahas dulu ya," ucapnya.

    Sementara menurut Okie, soal ketidakhadiran ketiga anaknya memang sudah ada kesepakatan antara ia dan Pasha.

    "Takutnya mental mereka. Jadi aku putuskan untuk tidak membawa mereka," ucap Okie.

    Kembali ke Pasha, pemilik nama Sigit Purnomo Syamsudin Said ini mengatakan belum merencanakan bulan madu mereka.

    "Bulan madu saya nggak tahu karena belum ada rencana. Sedikit informasi lusa saya mulai kerja lagi, tampil di salah satu TV. Sisanya kerja lagi, kerja lagi. Libur kan cuma hari Lebaran sama tahun baru," ungkapnya. (SJ)
    • VIVAnews

    Earth Hour, Beban Listrik Jawa Bali Turun

    VIVAnews- Aksi Earth Hour 2011 yang dilakukan di Indonesia semalam pada pukul 20.30 hingga 21.30 terbukti efektif menurunkan penggunaan listrik secara signifikan. Aksi itu berhasil menurunkan beban listrik Jawa Madura dan Bali sekitar 600 Mega Watt (MW).

    "Dampak Earth Hour semalam beban listrik di Jawa-Bali turun sekitar 600 MW dari rata-rata normalnya listrik pada malam minggu 15.850 MW menjadi 15.250 MW malam tadi,” jelas Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN (Persero) Bambang Dwiyanto saat dihubungi VIVAnews.com, Minggu 27 Maret 2011.

    Menurut Bambang, dengan menghemat sekitar 600 MW, maka potensi penghematan listrik PLN tadi malam mencapai Rp660 juta. Walaupun terjadi penghematan, PLN tetap menjalankan pembangkit-pembangkit listrik secara normal.

    “Biasanya jam-jam segitu beban listrik tinggi sekali namun semalam beban pembangkit menjadi berkurang,” jelasnya.

    Bambang menjelaskan wilayah Indonesia yang paling signifikan penurunan beban listriknya adalah Jakarta dengan penurunan beban sekitar 170 MW. Normalnya beban listrik di Jakarta setiap hari Sabtu mencapai 5.200 MW sedangkan tadi malam beban turun menjadi 5.030 MW.

    Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang diadakan oleh WWF pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya. Program ini meminta setiap rumah dan perkantoran memadamkan lampu dan peralatan listrik yang tidak perlu selama satu jam, untuk meningkatkan kesadaran perlunya tindakan terhadap perubahan iklim.

    Earth Hour dicetuskan oleh WWF dan The Sydney Morning Herald tahun 2007 ketika 2,2 juta penduduk Sydney berpartisipasi memadamkan semua lampu yang tidak perlu. Program ini terus dilaksanakan dalam skala internasional termasuk di Indonesia.